Thursday, 26 January 2012

Siapakah sesungguhnya yang menjaga kehormatan Wanita?


Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima. Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja dengan awas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.

Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya, tapi wanita itu hanya menggelengkan kepala. Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.

Petugas satpam itu mulai berpikir bahwa wanita itu bukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.
Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untuk mendekati meja wanita itu dan bertanya:
''Maaf Nona, apakah anda sedang menunggu seseorang?"
''Tidak!'' Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain.
''Lantas untuk apa anda duduk di sini?"
''Apakah tidak boleh?'' Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam.
 
''Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''

''Maksud, bapak?"

''Anda harus memesan sesuatu untuk bisa duduk disini.''

''Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang. Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk di sini untuk sesuatu yang akan saya jual.'' Kata wanita itu dengan suara lambat.

''Jual? Apakah anda menjual sesuatu di sini?''
Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yang hanya membawa brosur.

''Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti.''

''Saya ingin menjual diri saya.'' Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam-dalam ke arah petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terkesima sambil melihat ke kiri dan ke kanan.

''Mari ikut saya.'' Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.

Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperatif karena ada secuil senyum di wajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.
Di koridor hotel itu terdapat kursi yang hanya untuk satu orang. Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung.

''Apakah anda serius?''
''Saya serius.'' Jawab wanita itu tegas.
''Berapa tarif yang anda minta?''
''Setinggi-tingginya."
''Mengapa?" Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu.
''Saya masih perawan.''
''Perawan?'' Sekarang petugas satpam itu benar-benar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini, pikirnya.
''Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''
''Gampang sekali. Semua pria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan, ya kan?''
''Kalau tidak terbukti?"
''Tidak usah bayar.''
''Baiklah.'' Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan.
''Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda.''
''Cobalah.''
''Berapa tarif yang diminta?''
''Setinggi-tingginya.''
''Berapa?''
''Setinggi-tingginya. Saya tidak tahu berapa?''
''Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya.''

Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.
Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah.

''Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp 5 juta. Bagaimana?''

''Tidak adakah yang lebih tinggi?''

''Ini termasuk yang tertinggi.'' Petugas satpam itu mencoba meyakinkan.

''Saya ingin yang lebih tinggi.''

''Baiklah. Tunggu disini.'' Petugas satpam itu berlalu.

Tak berapa lama petugas satpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri.

''Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp 6 juta. Bagaimana?''

''Tidak adakah yang lebih tinggi?''

''Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria, anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa-apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi transaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama-sama butuh.''

''Saya ingin tawaran tertinggi.'' Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.

Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat.

''Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya. Tapi sebaiknya anda ikut saya. Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit. Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli.'' Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.

Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.
Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua.

''Ini yang saya maksud, Tuan. Apakah Tuan berminat?" Kata petugas satpam itu dengan sopan.

Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama ke sekujur tubuh wanita itu.

''Berapa?'' Tanya pria itu kepada Wanita itu.

''Setinggi-tingginya.'' Jawab wanita itu dengan tegas.

''Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang?'' Kata pria itu kepada sang petugas satpam.

''Rp 6 juta, Tuan.''

''Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam.''

Wanita itu terdiam.

Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu.

''Bagaimana?'' tanya pria itu.

''Saya ingin lebih tinggi lagi.'' Kata wanita itu.

Petugas satpam itu tersenyum kecut.

''Bawa pergi wanita ini.'' Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras.

''Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual?''

''Tentu!''

''Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu.''

''Saya minta yang lebih tinggi lagi.''

Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.
Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya.

''Kalau begitu, kamu tunggu di tempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya.''

Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya.

''Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Rupiah. Apakah itu tidak cukup?" Terdengar suara pria itu berbicara.

Wajah pria itu nampak masam seketika

''Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu. Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang!''

Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara dengan wanita.

Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan di wajah pria itu.

Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu, ''Pak, apakah anda butuh wanita?''

Pria itu menatap sekilas ke arah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya.

''Ada wanita yang duduk disana,'' Petugas satpam itu menujuk ke arah wanita tadi.

Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini.

"Dia masih perawan.''

Pria itu mendekati petugas satpam itu.

Wajah mereka hanya berjarak setengah meter. ''Benarkah itu?''

''Benar, Pak. ''

''Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu.''

''Dengan senang hati. Tapi, Pak, Wanita itu minta harga setinggi tingginya.''

''Saya tidak peduli.'' Pria itu menjawab dengan tegas.

Pria itu menyalami hangat wanita itu.

''Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah.'' Kata petugas satpam itu dengan nada kesal.

''Mari kita bicara di kamar saja.'' Kata pria itu sambil menyisipkan uang kepada petugas satpam itu.

Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.

Di dalam kamar

''Beritahu berapa harga yang kamu minta?''

''Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit.''

''Maksud kamu?''

''Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterima kasih.''

''Hanya itu?''

''Ya ...!''

Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani di tengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa di hadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanita ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan di atas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat.

''Siapa nama kamu?''

''Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar.'' Kata wanita itu

''Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar.''

''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan!''

''Ada!" Kata pria itu seketika.

''Sebutkan!''


''Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli dari kamu. Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu ke rumah sakit. Dan sekarang pulanglah.'' Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya.

''Saya tidak mengerti.''

''Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya. Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterima kasih. Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta. Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terima kasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya. Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar.''

''Dan, apakah bapak ikhlas?''

''Apakah uang itu kurang?''

''Lebih dari cukup, Pak.''

''Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal?''

''Silahkan.''

''Mengapa kamu begitu beraninya.''

''Siapa bilang saya berani. Saya takut pak. Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya ke rumah sakit dan semuanya gagal. Ketika saya mengambil keputusan untuk menjual kehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu. Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh`. Saya hanya bersikap dan berbuat untuk sebuah keyakinan.''

''Keyakinan apa?''

''Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Tuhan lah yang akan menjaga kehormatan kita.'' Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.

Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:

'' Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini.''

''Kesadaran.''


Di sebuah rumah di pemukiman kumuh. Seorang ibu yang sedang terbaring sakit dikejutkan oleh dekapan hangat anaknya.

''Kamu sudah pulang, nak.''

''Ya, bu.''

''Kemana saja kamu, nak?''

''Menjual sesuatu, bu!''

''Apa yang kamu jual?'' Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum.

Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Tuhan selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan

....

''Kini saatnya ibu untuk berobat.''

Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: ''Tuhan telah membeli yang saya jual.''.

Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotel masih setia menunggu di depan rumahnya. Dimasukannya ibunya ke dalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi: ''Antar kami ke rumah sakit."

*Repost dari blog 'sebelah'*

Monday, 2 January 2012

Ayah

Biasanya, bagi seorang anak yang sudah dewasa, yang sedang bekerja atau belajar (sekolah) diperantauan, yang di luar kota atau luar negeri akan sering merasa rindu sekali dengan Ibunya. Lalu bagaimana dengan Ayah?

Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibumu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak kecil, Ayah biasanya mengajari buah hati kecilnya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu. Kemudian Ibumu bilang: “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya,” Karena Ibu takut anak yang di sayanginya terjatuh lalu terluka.

Tapi sadarkah kamu? 

Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu si buah hati kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta mainan yang baru atau sesuatu lainnya, Ibu menatapmu iba. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas: “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi.

Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata: “Sudah dibilang! kamu jangan minum air dingin!.” Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.

Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!.”

Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu. Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga. Setelah itu kamu marah pada Ayah dan masuk ke kamar sambil menenjukkan sikap kesal dan marah. Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu.

Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya. Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia harus menjagamu.

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir. Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut, ketika melihat si kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti Ayah akan segera datang? “Bahwa si kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah”

Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seperti apa yang diinginkannya, dengan memberikan doktrin-doktrin ringan terhadap kamu.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti, Tapi Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah.

Ketika kamu menjadi anak dewasa.

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain, Ayah harus melepasmu di bandara/terminal/stasiun. Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu?

Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat. Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya Nak.”

Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT. Kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta mainan baru dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan. Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak… Tidak bisa!” Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya Nak, nanti Ayah belikan untukmu”.

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum.

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “si kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa dan telah menjadi seseorang yang bisa dibilang sudah sukses.”

Dan sampai pada saat seorang belahan jiwamu datang untuk mengambilmu darinya. Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin. Karena Ayah tahu, Bahwa lelaki/wanita itulah yang akan menggantikan posisinya dan perhatiannya nanti.

Dan akhirnya, Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang yang mengasihimu, Ayah pun tersenyum bahagia.

Apakah kamu mengetahui?

Di hari yang bahagia itu Ayah pergi ke belakang panggung sebentar, dan menangis. Ayah menangis karena Ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa. Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik, si kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi seseoarang yang luar biasa. Bahagiakanlah ia bersama pasangannya.”

Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk. Dengan rambut yang telah dan semakin memutih. Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.

Ayah telah menyelesaikan tugasnya.

Ayah kita merupakan sosok yang harus selalu terlihat kuat. Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis. Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “kamu bisa” dalam segala hal. Dan sungguh aku akan sangat merasa berbahagia, jika seandainya saat ini Ayah bearada disini untuk menemaniku.

Monday, 26 December 2011

I'm Proud be an Interisti

Permusuhan antara Inter dan Juve tidak akan pernah berakhir, persaingan antara dua klub paling sukses di Italia yang memiliki sejarah persaingan yang panjang - setidaknya sekitar 50 tahun, meskipun tidak ada yang tahu pasti bagaimana hal itu dimulai, sebagian besar berpikir bahwa persaingan dimulai pada pertandingan tahun 1960/61 dan ketika itu Juventus membantai Inter dengan skor 9-1. Cerita dimulai pada bulan April 1961 saat Inter yang menduduki posisi kedua datang ke Turin untuk mengkudeta tempat pertama Juventus.

Inter saat itu tertinggal empat poin di belakang Juventus dan sudah mengalahkan Juventus 3-1 pada awal musim di Milan. Sayangnya, karena jumlah pendukung Juventus yang datang melebihi kapasitas stadion, sehingga sekitar 5.000 pendukung tidak mendapatkan tempat duduk dan tumpah ruah ke pinggir lapangan dan sebagian lagi menduduki tempat yang disiapkan untuk pendukung Inter. Meskipun demikian, permainan tetap dilakukan sesuai rencana tetapi setelah setengah jam babak pertama, wasit memutuskan untuk menghentikan pertandingan karena pendukung Juventus berada di lapangan. Menurut aturan, Inter dianugerahi kemenangan 2-0 (Juventus pernah mengalami kemenangan dalam kondisi yang sama beberapa tahun sebelumnya).

Seperti gaya khas mereka, Juventus kemudian mengajukan banding atas keputusan tersebut kepada FIGC. Dan pada hari terakhir musim itu, sebelum kick-off pertandingan terakhir, pengadilan memutuskan bahwa kemenangan Inter dicabut dan harus diadakan pertandingan ulang. Di mata para pemain dan pendukung Inter, putusan ini hampir memberikan Juventus gelar juara. Lebih parahnya, keputusan dibuat oleh kepala FIGC saat itu Umberto Agnelli, presiden Juventus (dan ayah dari ketua klub saat ini, Andrea Agnelli). Presiden Inter Angelo Moratti (ayah dari presiden saat ini, Massimo Moratti) dan pelatih Helenio Herrera memutuskan bahwa mereka akan memainkan tim muda Inter untuk pertandingan ulang itu. Hasilnya adalah kehancuran 9-1 bagi Inter dan melahirkan persaingan yang berlanjut hingga hari ini. Hal yang mengejutkan mengingat bagaimana peristiwa yang terjadi 50 tahun lalu masih mewarnai permainan hari ini.


Sejak itu, ada banyak pertandingan kontroversial dengan hasil meragukan yang bisa dijadikan pemicu. Pada tahun 1998, pelanggaran terhadap Ronaldo yang tidak mendapatkan hukuman pinalti membuat kebencian baru bagi seluruh fans Inter. Ini salah satu pemicu yang membuat saya menjadi benci kepada klub Turin itu. Delapan tahun kemudian, kita kemudian mengetahui penyebab asli dari keputusan dalam pertandingan itu adalah skandal Calciopoli dimana masalah ini dibawa ke abad kedua puluh satu, meskipun emosi sudah sempat mereda tetapi kembali memanas beberapa tahun terakhir. Penggemar Inter kembali marah pada musim panas ketika Juventus menuduh Giacinto Facchetti (mantan presiden Inter) terlibat dalam skandal calciopoli, meskipun Facchetti dianggap oleh sebagian besar pencinta sepakbola dunia sebagai sosok paling jujur dan layak mendapatkan penghargaan.


Ketika ditanya tentang reaksi klub dan penggemar mengenai tuduhan ini presiden Inter saat ini dan teman baik Facchetti, Massimo Moratti merilis pernyataan ini melalui website Inter:


"Menurut naluri. Itu adalah yang indah karena kami ingin menjaga Scudetto. Itu bukan masalah baru di sini – Scudetto bisa menjadi kebutuhan kedua jika Anda mau. Tetap penting tapi pilihan kedua. Apa yang benar-benar tak terduga, serius dan bahkan mungkin tidak teratur, apakah ini serangan terhadap orang yang tidak lagi di sini, yang tidak bisa membela dirinya sendiri. Bukan dalam arti biasa, tetapi secara hukum, ia tidak memiliki kesempatan untuk membela diri dari tuduhan dari jaksa penuntut umum. Itulah mengapa saya merasa semua begitu hambar, terlepas dari fakta bahwa tidak ada tuduhan terhadap Facchetti yang bisa ditindak-lanjuti. Saya pikir rasa itu sangat buruk, menggunakan istilah minimal, selain kritik yang salah dari awal, karena saya tahu, kita tahu Facchetti, semua orang ingat siapa Giacinto itu. Jadi saya pikir itu hal yang buruk, jelek dari sudut pandang institusional dan kita terbiasa untuk tidak memiliki banyak teman. Apa yang tidak saya harapkan, bagaimanapun, adalah untuk tidak memiliki teman di kota kita sendiri , misalnya melalui surat kabar, yang tidak diragukan lagi sebagai titik acuan bagi fans Inter dan sementara ini sedang berkampanye melawan kita, dengan membicarakan moralisme yang diarahkan sangat jelas pada kita, melawan kita, yang berarti mendukung orang lain. Itu benar-benar mengecewakan terutama karena saya sering membaca kertas merah muda, sayangnya sekarang saya akan berhenti membacanya, karena itu seperti serangan yang jelas, secara terus menerus dan serangan yang sudah diperhitungkan, dan ini bisa membuat buruk nama saya dan membawa penderitaan."


Untuk Massimo Moratti, Inter dan semua keluarga Inter ini adalah penghinaan besar bahkan lebih konyol lagi, Juventus meminta gelar yang telah diambil dari mereka untuk dikembalikan, untungnya FIGC memutuskan bahwa hal ini tidak akan terjadi. Dan sampai sekarang Juve masih mencari cara untuk mengambil kembali gelar 2006 dari Inter. Meskipun sudah diputuskan, Juventus dengan begitu sombong tetap memasukkan dua gelar mereka yang sudah dilucuti dalam perayaan awal musim ini untuk presentasi stadion baru mereka. Persaingan seperti ini begitu kuat telah menjadi salah satu unsur yang menentukan bagi basis penggemar di dunia sepakbola, bahkan membayangi fans seperti Celtic / Rangers atau Boca / River Plate. Jika anda mengatakan bahwa Anda adalah seorang Interisti, secara otomatis menyiratkan bahwa Anda membenci Juventus, Anda tidak bisa mencintai satu klub tanpa membenci yang lain. Mengingat semua ini sejarah, drama, emosi, jelas bahwa ketika Inter dan Juventus bertanding, itu tidak dapat dinilai sebagai permainan sepak bola sederhana.

SEJARAH DERBY D'ITALIA


Salah satu moment favorit saya di derby d'Italia dan mungkin termasuk salah satu gol terbaik dalam sejarah Inter yaitu tendangan voli indah yang dilakukan oleh Maicon dengan kontrol indah melewati beberapa bek Juventus pada musim 2009/10. Serta kemenangan-kemenangan selanjut yang memenangkan Inter untuk meraih treble winner dan kemenangan tersebut bagi saya sama pentingnya dengan semua gelar yang kami menangkan tahun itu.


Inter dan Juventus telah melakukan 182 pertandingan besar di Serie A sepanjang sejarah dengan Inter memenangkan 55 pertandingan, 46 pertandingan berakhir imbang, sayangnya Juventus telah memenangkan 81 pertandingan dan mencetak 260 gol dibandingkan 228 gol kami cetak, ini benar-benar membuat saya merasa sedikit kesal!

Meskipun beberapa orang akan berpendapat (termasuk saya sendiri) bahwa banyak kemenangan Juventus mungkin diatur atau dibeli dan kita tidak harus menghitung, jadi tentu saja Interisti harus bangga.

Interisti juga dapat tertawa dengan baju tandang konyol mereka yang berwarna merah muda dan membuat saya ingat dengan "Gadis Barbie" yang bermain setelah 'Pazza Inter Amala'. Seperti yang mungkin anda tebak setelah membaca tulisan ini, saya memiliki kebencian yang dalam terhadap Juventus, saking bencinya sehingga meninggalkan rasa tidak enak di mulut saya. Semua pertandingan melawan Juventus adalah pertandingan yang tidak pernah mudah. Tidak peduli di mana mereka berada klasemen, berapa pemain cedera mereka. Dengan memerhatikan tabel klasemen sekarang, saya yakin pendukung Juventus akan sangat angkuh dan sombong. Tapi saya yakin itu hanya sementara!

Jadi Anda melihat 50 tahun sejarah persaingan ini dan dari sudut pandang Interisti tidak ada yang baik yang bisa dikatakan tentang Juventus, mereka hanyalah sampah dan musuh bebuyutan Inter dan Interisti! Tidak seperti pemikiran mereka bahwa yang beranggapan mereka adalah klub besar di dunia dan tidak ada yang memberi kesenangan yang lebih besar bagiku daripada melihat mereka menginjak kembali ke bumi setelah kemenangan fantastis Nerazzurri dan tidak peduli apa yang mereka katakan atau lakukan, mereka tidak pernah dapat mengubah fakta bahwa Inter adalah klub yang lebih besar walaupun memiliki sedikit Scudetto dari mereka, kami memiliki beberapa hal mereka tidak akan pernah miliki, kejujuran, kesetiaan, kehormatan dan di atas segalanya, TREBLE!


"Saya tidak peduli apa yang Anda pikir, tapi saya bangga menjadi Interisti!"



Tuesday, 13 December 2011

Psikologi Dakwah: Terapi Religius sebagai Metode Dakwah Alternatif

PENDAHULUAN

Kehidupan modern yang materialistis dan hedonistik hanya menekankan aspek-aspek lahiriyah semata, yang mengakibatkan kehidupan manusia mengalami kegersangan spiritual dan dekandensi moral serta stres menjadi fenomena yang lumrah. Pada titik jenuhnya, manusia akan kembali mencari kesegaran rohaniah untuk memenuhi dahaga spiritualnya dan yang menarik bagi mereka adalah kehidupan yang memberikan ketentraman hati dan kebahagiaan rohani. Oleh karena itu banyak diantara mereka yang melirik ke dunia mistisisme, Tao, Budhis dan Tasawuf.


William James, seorang filosuf dan ahli jiwa dari Amerika Serikat, mengemukakan tentang pentingnya terapi keagamaan atau keimanan, ia mengatakan bahwa tidak diragukan lagi terapi terbaik bagi kesehatan adalah keimanan kepada Tuhan, sebab individu yang benar-benar religius akan selalu siap menghadapi malapetaka yang akan terjadi. Sedangkan Carl Gustav Jung (Tokoh Psikologi Analistik), sebagaimana dikutip Amir, menyatakan bahwa gangguan psikis pada dasarnya bersumber dari masalah religius. Hal ini juga dapat dilihat dai ungkapan “psikoneurosis” harus dipahami sebagai penderitaan yang belum menemukan artinya, penyebab dari penderitaan ini adalah Stagnasi (penghentian) sepiritual atau Sterisas psikis.

Perkembangan bimbingan konseling keagamaan merupakan suatu kebutuhan bagi manusia itu sendiri, pada akhirnya agama memiliki corak bimbingan dan konseling yang khas. Dalam agama kristen kita mengenal konseling pastoral. Konseling ini memandang manusia sebagai makhluk yang dikasihi Tuhan. Kegiatan konseling dilakukan dalam pengakuan dosa agar umat tidak jatuh dalam dosa lagi dan dapat hidup bersih dari dosa. Sedangkan pendekatan konseling Budha di turunkan langsung dari ajaran-ajaran Budhis (Sidarta Gautama) yang memandang manusia mempunyai kebebasan untuk menjadi tercemar atau menciptakan kesempurnaan (Kebudhaan).

Sementara kajian bimbingan konseling Islam berbagai salah satu disiplin ilmu dakwah yang lahir dari pengembangan metode Istimbath dan Iqtibas. Secara langsung atau tidak langsung berhubungan dengan nilai keislaman yang dapat bersinggungan langsung dengan bimbingan konseling Islam adalah tasawuf, karena tasawuf adalah unsur spiritualitas (dimensi esotris) dalam islam. Persentuhan inilah yang kemudian berpeluang besar memberi warna tersendiri bagi trend konseling di era modern.


PEMBAHASAN


Dalam ajaran Islam, selain psikoterapi duniawi, juga terdapat psikoterapi ukhrawi. Psikoterapi ini merupakan petunjuk (hidayah) dan anugerah (‘athâ`) dari Allah SWT, yang berisikan kerangka ideologis dan teologis dari segala psikoterapi. Sementara psikoterapi duniawi merupakan hasil ijtihâd (upaya) manusia, berupa teknik-teknik pengobatan kejiwaan yang didasarkan kaidah-kaidah insaniah.

Kedua model psikoterapi ini sama pentingnya, ibarat dua sisi mata uang yang saling terkait. Pendekatan pencarian psikoterapi Islam, didasarkan atas kerangka psiko-teo-antropo-sentris. Yaitu psikologi yang didasarkan pada kemahakuasaan Tuhan dan upaya manusia. Kemahakuasaan Tuhan tergambar dalam firman Allah surah asy-Syu’arâ` ayat 78-80, ”(Yaitu Tuhan) yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjukiku, dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” Juga telah Rasulullah SAW tandaskan dalam sabdanya, ”Allah tidak menurunkan suatu penyakit, kecuali penyakit itu telah ada obatnya.” (HR. al-Bukhari dari Abu Hurairah).

Pengertian sehat sebagai hikmah yang dinyatakan oleh Rasulullah saw bukan sekedar mengandung pengertian sehat secara fisik/jasmani, tetapi juga mengandung pengertian sehat secara psikis/rohani. Terapi merupakan salah satu prosedur yang digunakan untuk menyembuhkan seseorang yang jiwanya terganggu. Terapi dapat dilakukan melalui terapi religius. Terapi religius ini adalah sebuah terapi yang terdapat dalam agama khususnya agama Islam. Terapi religius ini terdapat beberapa macam bentuk terapi, yaitu:

Psikoterapi melalui Iman
Psikoterapi melalui Ibadah
Psikoterapi melalui Zikir dan Do'a
Psikoterapi melalui Al-Qur'an
Psikoterapi melalui Taubat

Persepsi yang menganggap dirinya paling super atau menganggap orang lain berada di bawah dirinya. Kedua, prilaku yang menyimpang. Ketiga, perasaan putus asa.

1. Psikoterapi melalui Iman

Beriman kepada Allah SWT. Dan mendekatkan diri kepada-Nya tidak saja merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan jiwa, tetapi juga merupakan faktor penting dalam mengobati (psikoterapi penyakit kejiwaan). Beriman kepada Allah SWT. dan mendekatkan diri kepada-Nya melalui sikap tunduk untuk menjalankan berbagai macam aktivitas, bersikap pasrah, dan berpegang teguh pada nilai taqwa demi mencapai ridha-Nya serta menjauhi segala bentuk yang dilarang oleh Allah SWT dan Rasul-Nya, dapat menciptakan kekuatan spiritual manusia dan membebaskannya dari pengaruh buruk yang melemahkan aktivitas raga dan jiwanya. Pengaruh kekuatan spiritual dapat menangkal berbagai bentuk penyakit raga dan jiwa.

Manusia normal yang menikmati kesehatan jiwanya ialah manusia yang memiliki hati yang putih dan baik. Ia tidak terpengaruh ole betbagai fitnah atau mengingkari fitrahnya sendiri yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. baginya, fitrah itu adalah penghambat diri kepada Allah SWT. dan tidak meyekutukan-Nya. Adapun manusia abnormal ialah manusia yang memiliki hati yang hitam, terpengaruh oleh berbagai fitnah dunia, dan tidak menghiraukan fitrahnya yang suci.

Oleh karena itu beriman kepada Allah SWT dan menghambakan diri kepada-Nya, akan menjaga perilaku pada arah yang benar dan menjadi pelindung serta penangkal terjadinya penyimpangan, penyelewengan, dan penyakit jiwa. Orang beriman yang berpegang teguh dengan nilai agama niscaya Allah SWT akan menjaganya dalam setiap perkataan dan perbuatannya. Keimana dirinya akan menjadi penghalang setiap tindakan yang menyimpang, bahkan menjadi pelindung setiap penyakit jiwa yang meyerangnya.

2. Psikoterapi melalui Ibadah

Menjalankan berbagai aktivitas ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT seperti Shalat, Puasa, Haji, dan Zakat dapat membersihkan dan menyucikan jiwa serta membersihkan hati. Di samping itu dapat juga membuka tabir Allah SWT melalui cahaya, hidayah, dan hikmah-Nya.

Ikhlas dalam menjalankan berbagai aktivitas ibadah dapat mendekatkan diri seorang kepada Tuhannya, dan meraih cinta dan keridhoan-Nya. Jika Allah SWT mencintai seorang hamba, maka cinta itu mencakup perhatian dan perlindungan-Nya, dan kecintaan Tuhan dapat menjadi pertolongan segala persoalan yang dihadapinya.

Psikoterapi melalui Shalat
Shalat memiliki pengaruh yang sangat efektif untuk mengobati rasa sedih dan gundah yang menghimpit manusia. Ketika manusia menjalankan ibadah shalat dengan penuh khusuk dan ikhlas serta membebaskan dirinya dari segala urusan duniawi, maka jiwanya akan merasa damai dan tenang serta terhindar dari segala himpitan dan problematik hidup.

Hubungan manusia dengan Tuhannya ketika tengah menjalankan ibadah shalat dapat meningkatkan kekuatan spiritual yang memiliki pengaruh besar dalam menciptakan perubahan raga dan jiwanya. Kekuatan spiritual tersebut dapat menghilangkan rasa terhimpit dan tidak berdaya, bahkan dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit yang menimpa raga manusia.

Kekuatan spiritual yang terkandung dalam ibadah shalat dapat berpengaruh pada kejiawaan seorang manusia. Kekuatan tersebut dapat membangkitkan harapa, menguatkan keinginan, meninggikan cita-cita, melahirkan kemampuan yang kadang di luar batas kemampuan akal manusia, tetapi peristiwanya tetap dapat ditangkap oleh orang yang mengalaminya.

Ibadah shalat juga memiliki pengaruh besar untuk mengobati perasaan bersalah atau berdosa yang menyebabkan perasaan khawatir dan penyakit jiwa. Hal tersebut dikarenakan shalat dapat menghapus berbagai dosa manusia, menyucikan jiwa dari noda kesalahan, serta membangkitkan jiwa selalu berharap meraih ampunan dan keridhaan Allah SWT.

Psikoterapi melalui Puasa
Hasil penelitian Wahjoetomo (1997) dan Najib (1990) menyimpulkan bahwa ibadah puasa bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik atau jasmani. Pada saat seseorang melaksanakan ibadah puasa, maka terjadi pengurangan jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuhnya sehingga kerja beberapa organ tubuh seperti hati, ginjal, dan lambung terkurangi. Puasa memberikan kesempatan kepada metabolisme (pencernaan) untuk beristirahat beberapa jam sehingga efektivitas fungsionalnya akan selalu normal dan semakin terjamin. Di samping memberikan kesempatan kepada metabolisme (pencernaan) untuk beristirahat beberapa jam, puasa juga memberikan kesempatan kepada otot jantung untuk memperbaiki vitalitas dan kekuatan sel-selnya.

Disamping bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan fisik atau jasmani, puasa bermanfaat pula bagi kesehatan psikis. Cott (Ancok & Suroso, 1995), seorang ahli jiwa bangsa Amerika, menyebutkan bahwa pernah dilakukan eksperimen untuk menyembuhkan gangguan kejiwaan dengan cara berpuasa. Eksperimen tersebut dilaku-kan oleh Dr. Nicolayev, seorang guru besar pada The Moscow Psychiatric Institute. Subyek penelitian dibagi menjadi dua kelompok yang sama besar baik usia maupun berat ringannya penyakit yang diderita. Kelompok pertama diberi pengobatan dengan ramuan obat-obatan, sedangkan kelompok kedua diperintahkan untuk berpuasa selama 30 hari. Hasil eksperimen tersebut menyimpulkan bahwa pasien-pasien yang tidak bisa disembuhkan dengan terapi medik ternyata bisa disembuhkan dengan cara berpuasa, selain itu kemungkinan pasien untuk tidak kambuh lagi setelah 6 tahun kemudian ternyata tinggi dengan terapi melalui puasa. Cott juga menyebutkan bahwa penyakit susah tidur (insomnia), dan rasa rendah diri juga dapat disembuhkan dengan cara melakukan puasa.

Dari hasil penelitian tentang manfaat puasa di atas, terbukti bahwa ibadah puasa disamping bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan pisik, juga terbukti bermanfaat bagi kesehatan psikis.

3. Psikologi melalui Dzikir dan Do’a

Secara umum dzikrullah adalah perbuatan mengingat Allah dan keagungannya dalam bentuk yang meliputi hampir semua ibadah, perbuatan baik, berdoa, membaca Al Quran, mematuhi orang tua, menolong teman yang dalam kesusahan dan menghindarkan diri dari kejahatan dan perbuatan dzalim. Dalam arti khusus dzikrullah adalah menyebut nama Allah sebanyak-banyaknya dengan memenuhi tatatertib, metode, rukun dan syarat sesuai yang diperintah oleh Allah dan rosulnya. "Hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram". (QS. Ar Rad : 28)

Doa adalah suatu cara untuk bermunajat kepada Allah SWT dalam rangka memohon bantuan dan inayah, agar dilapangkan jalan menuju kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak. Doa itu harus beriringan dengan keyakinan dan penuh pengharapan, yaitu sikap yang memastikan diri bahwa sesuatu yang dilakukannya akan berhasil. Dalam hal ini, seorang muslim yakin bahwa doanya pasti didengar oleh Allah SWT dan dikabulkan-Nya apa yang menjadi harapannya. Doa senantiasa dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa, apabila doa itu disertai dengan kerendahan hati dan suara yang lembut. Orang yang congkak dan tidak mau bermohon dan meminta bantuan kepada Allah SWT dianggap sebagai orang yang hina dan akan diazab di neraka Jahannam.

Menurut itu Prof. Dr. Dadang Hawari, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menyatakan bahwa berdoa dan berdzikir merupakan bentuk komitmen keagamaan seseorang yang merupakan unsur penyembuh penyakit atau sebagai psikoterapeutik yang mendalam. Doa dan dzikir merupakan terapi psikoreligius yang dapat membangkitkan rasa percaya diri dan optimisme yang paling penting selain obat dan tindakan medis.

Berkaitan dengan itu , doa dan dzikir merupakan komitmen keimanan seseorang. Doa adalah permohonan yang dimunajatkan ke kehadirat Allah SWT. Dzikir adalah mengingat Allah SWT dengan segala sifat-sifat-Nya.

Manfaat Dzikir dan Doa sebagai Psikoterapi Kesehatan Mental

· Manfaat Dzikir
Banyak sekali rahasia dan manfaat dari amaliah dzikir yang dilakukan oleh para hamba yang beriman da bertaqwa, di antaranya yaitu daat menimbulkan ketenangan dan kedamaian dalam jiwa bagi yang mengamalkannya.

Orang yang melakukan aktivitas dzikir dalam kehidupa sehari-hari senantiasa menyelaraskan tujuan hidup mereka berdasarkan Manhaj Ilahiyah, yaitu semata-mata untuk beribadah pada Allah Azza wa Jalla. Orang-orang yang berdzikir akan meyadari akan hakikat ibadah kepada-Nya. Mereka seantiasa mengingat kasih sayang-Nya. Mereka senantiasa ingat akan tujuan hidupnya. Lalu ketika mereka dikaruniai oleh Allah harta yang banyak, mereka tidak lupa diri. Karena mereka meyakini, bahwa harta bukanlah tujuan utama hidup mereka. Dengan harta dan pangkat yang mereka miliki membuat mereka justru semakin dekat dengan Allah. Sebagai hasilnya, jiwa mereka menjadi tentram, tenang, dan damai. Mereka senantiasa mengingat Allah.

Suatu hal yang sungguh mengagumkan dari pengalaman dzikir ini, yaitu adanya suatu penyerapan energi ilahiyah bagi orang yang senantiasa mengamalkannya. Orang yang rjain berdzikir mempuyai kedekatan hubungan dengan Allah (taqarrub ilahiyah). Hal ini mempunyai pengaruh dan dampak yag sangat hebat, baik dalam fisik maupun dalam jiwa para pengamal zikir. Nurrullah (cahaya Allah) itu begitu dekatnya dengan orang-orang yang berdzikir, sehingga merasakan cahaya-Nya masuk ke dalam hati, pikiran, badan, jiwa, darah, dan kulit mereka. Untuk itulah tidak mengherankan Nabi Shallaullahu Alaihi wa Sallam serig berdoa agar jiwa dan raganya menjadi cahaya yang berasal dari cahaya Rabb-nya.

Kalau seseorang telah mendapatkan cahaya Allah, maka kebahagiaan akan terpancar dalam kehidupannya sepanjang masa, baik di dunia maupun di akhirat. Cahaya tersebut akan terus mengikutinya hingga nyawa terlepas dari raga. Hingga ketika para ahli dzikir berada di alam kubur, cahaya tersebut akan menerangi kuburya.

Dzikir dapat melapangkan kesempitan hidup. Orang yag rajin berdzikir, akan dimudahkan segala urusanya, baik urusa rezeki, pekerjaan, kesejahteraan, maupun kesehatan. Orang yang rajin berdzikir akan dimudahkan rezekinya, dimudahkan urusan pekerjaannya, dilapangkan kesejahteraannya, dan dijaga kesehatannya.

· Manfaat Doa
Doa merupakan unsur yag paling esensial daral ibadah. Ditegaskan oleh rasulullah SAW. “Tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang.” (H.R. Al-Hakim).

Ada beberapa keutamaan yang akan kita peroleh dalam berdoa:
1. menunaikan kewwajiban taat dan menjauhi maksiat
2. memperoleh naungan rahmat Allah SWT
3. meringankan beban penderitaan
4. menolak bencana, dan menolak tipu daya musuh
5. menghilangkan kegundahan, serta memudahkan kesukaran dan terpenuhinya hajat.

Macam-macam Dzikir dan doa
Dzikir kepada Allah bukan hanya semata-mata mengucapkan Asma Allah didalam lisan atau di dalam pikiran dan hati. Akan tetapi dzikir kepada Allah adalah ingat kepada Asma, Dzat, Sifat dan Af'al-Nya. Kemudian memasrahkan kepada-Nya hidup dan mati, sehingga tidak ada lagi rasa khawatir, takut maupun gentar dalam menghadapi segala macam mara bahaya dan cobaan. Dzikir dibagi tiga:

· Dzikir dengan lisan (zikr bil al-lisan), yakni membaca atau mengucapkan kalimat-kalimat takbir, tahmid, dan tahlil dengan bersuara.
· Dzikir dalam hati zikr bi al-qalb), yakni membaca atau mengucapkan kalimat-kalimat takbir, tahmid, dan tahlil dengan membatin, tanpa mengeluarkan suara. Sebagian ulama menafsirkan dzikir dalam hati ni, adalah bertafakkur merenungi keMahabenaran dan ke-Mahabesaran Allah SWT dengan penuh keyakinan dan perasaan tulus.
· Dzikir dengan panca indra atau anggota badan (Zikr bi al-jawarih), yakni menundukkan seluruh anggota badan kepada Allah SWT dengan cara melaksanakan segala perintah dan meninggalkan segala larangan-Nya.
Tentang dzikir dengan panca indra ini, sebagian ulama tasawuf memiliki pengertian dan konsep yang berdeda, yakni melalui tujuh penjuru panca indra:

1. Dzikir kedua mata dengan menangis
2. Dzikir kedua telingan dengan mendengarkan hal-hal yang baik
3. Dzikir lidah dan mulut dengan mengucapkan puji-pujian
4. Dzikir hati dengan penuh rasa takut dan harap kepada Allah SWT
5. Dzikir ruh dengan menyerah kepada Allah dan rela atas segala keputusan-Nya
6. Dzikir badan dengan memenuhi berbagai kewajiban
7. Dzikir kedua tangan dengan bersedekah

Pengungkapan dzikir tersebut merupakan kalimat tafakkur atas penciptaan Allah berupa gerak nafas dzikir seluruh mahluk-Nya baik yang tidak terlihat. Penghayatan dzikir ini sesuai dengan firman Allah:

"Yakni orang-orang yang berdzikir kepada Allah dengan berdiri, duduk dan berbaring dan bertafakkur tentang penciptaan langit dan bumi." (QS. Ali Imran: 191).

Hubungan Psikoterapi Dzikir dan Doa dengan Kesehetan Mental
Psikoterapi adalah pengobatan alam pikiran, atau lebih tepatnya, pengobatan dan perawatan gangguan psikis melalui metode psikologis. Istilah ini mencakup berbagai teknik yang bertujuan untuk membantu individu dalam mengatasi gangguan emosionalnya. Dengan cara memodifikasi perilaku, pikiran, dan emosi, sehingga individu tersebut mampu mengembangkan dirinya dalam mengatasi masalah psikis.

Dalam ajaran Islam, selain psikoterapi duniawi, juga terdapat psikoterapi ukhrawi. Psikoterapi ini merupakan petunjuk (hidayah) dan anugerah (’athâ`) dari Allah SWT, yang berisikan kerangka ideologis dan teologis dari segala psikoterapi. Sementara psikoterapi duniawi merupakan hasil ijtihâd (upaya) manusia, berupa teknik-teknik pengobatan kejiwaan yang didasarkan kaidah-kaidah insaniah.

Kemahakuasaan Allah tergambar dalam firman Allah surah asy-Syu’arâ` ayat 78-80, ”(Yaitu Tuhan) yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjukiku, dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” Juga telah Rasulullah SAW tandaskan dalam sabdanya, ”Allah tidak menurunkan suatu penyakit, kecuali penyakit itu telah ada obatnya.” (HR. al-Bukhari dari Abu Hurairah).

Psikoterapi dzikir dan doa dapat dijadikan psikoterapi untuk pengobatan keguncangan jiwa, kecemasan dan gangguan mental. Dzikir dan doa adalah metode kesehatan mental. Dengan berdzikir dan berdoa orang akan merasa dekat dengan Allah SWT dan berada dalam perlindungan dan penjagaannya. Dengan demikian akan timbul rasa percaya diri, teguh, tenang, tenteram dan bahagia.

4. Psikologi melalui Al Qur-an

Praktek pengobatan yang ada dalam Al-Qur’an, yaitu dengan praktik fisik dan psikis. Tapi pada tahap penyembuhan penyakit yang paling utama adalah psikis dalam kejiwaan. Pasalnya, jika kejiwaan dalam diri manusia terganggu, maka mengakibatkan penyakit spiritual dan berakibat pula pada penyakit fisik. Jiwa merupakan hal yang penting bagi manusia karena jiwa dapat mempengaruhi tingkat spritual kita. Bila jiwa kita bersih, maka kita akan lebih dekat dengan Allah. Sedang bila jiwanya lemah maka kita harus melakukan penyucian jiwa.

Meskipun ada media lain sebagai metode pengobatan seperti makanan/herbal, diet, pijatan dan lain-lain. Islam yang bersumber pada al-Qur’an dan hadist nabi Muhammad SAW., serta didukung oleh khasanah pemikiran dan peradaban Islam dalam dirinya mengandung fungsi terapi. Untuk itu menjadi beralasan untuk mewujudkan terapi Islami.

Al-Qur`an merupakan sarana terapi utama. Sebab di dalamnya memuat resep-resep mujarab yang dapat menyembuhkan penyakit jiwa manusia. Tingkat kemujarabannya sangat tergantung seberapa jauh tingkat sugesti keimanan pasien. Sugesti itu dapat diraih dengan mendengar dan membaca, memahami dan merenungkan, serta melaksanakan isi kandungannya.

Masing-masing tahapan perlakuan terhadap al-Qur`an dapat mengantarkan pasien ke alam yang dapat menenangkan dan menyejukkan jiwanya. Allah berfirman, Dan kami turunkan dari al-Qur`an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Qs. al-Isrâ` [17]: 82).

Al-Qurthubi dalam tafsirnya menyebutkan, ada dua pendapat dalam memahami term syifâ` dalam ayat tersebut. Pertama, terapi bagi jiwa yang dapat menghilangkan kebodohan dan keraguan, membuka jiwa yang tertutup, dan menyembuhkan jiwa yang sakit. Kedua, terapi yang dapat menyembuhkan penyakit fisik, baik dalam bentuk azimat maupun penangkal.

Sementara Thabathaba’i mengemukakan, bahwa syifâ` memiliki makna terapi ruhaniah yang dapat menyembuhkan penyakit batin. Dengan al-Qur`an, seseorang dapat mempertahankan keteguhan jiwa dari penyakit batin, seperti keraguan dan kegoncangan jiwa, mengikuti hawa nafsu, dan perbuatan jiwa yang rendah. Al-Qur`an juga dapat menyembuhkan penyakit jasmani, baik melalui bacaan atau tulisan.

Al-Faidh al-Kasyani dalam tafsirnya menilai, lafadz-lafadz al-Qur`an dapat menyembuhkan penyakit badan, sedangkan makna-maknanya dapat menyembuhkan penyakit jiwa. Dan menurut Ibnu Qayyim al-Jauziyah, bacaan al-Qur`an mampu mengobati penyakit jiwa dan badan manusia. Menurutnya, sumber penyakit jiwa adalah ilmu dan tujuan yang rusak. Kerusakan ilmu mengakibatkan penyakit kesesatan, dan kerusakan tujuan mengakibatkan penyakit kemarahan. Obat yang mujarab yang dapat mengobati kedua penyakit ini adalah hidayah al-Qur`an.

5. Psikologi melalui Taubat

Secara umum menurut Brammer (1982) fungsi psikoterapi mengarah pada reeducational of individual mencari persepsi dan perubahan secara jelas, mengintegrasikan kedalam kehidupan sehari-hari dan memagari perasaan sedih yang berasal dari pengalaman buruk di masa lalu. Sedangkan fungsi lainnya adalah bahwa psikoterapi dapat bertindak sebagai kuratif (penyembuhan), preventif (pencegahan) dan konstruktif (pemeliharaan & pengembangan). Dengan demikian fungsi psikoterapi dapat dikembangkan bukan hanya untuk seseorang yang mengalami kesulitan psikologis tetapi juga pengembangan diri untuk optimalisasi potensi yang dimiliki. Taubat yang memiliki kombinasi dengan fungsi-fungsi kejiwaan dapat mengisi bagian dalam fungsi psikoterapi Islam. Hal ini dapat dipahami dikarenakan dalam proses pertaubatan telah terbentuk berbagai fungsi positif kejiwaan yaitu:


1. Adanya keinginan untuk perubahan perilaku (kesadaran)

2. Terbukanya pintu evaluasi diri (pengakuan dosa)
3. Menguatnya perasaan positif (penyesalan)
4. Terbentuknya sikap hidup yang positif (komitmen)
5. Perubahan perilaku secara konsisten

Secara umum gangguan mental (psikologis) seseorang banyak disebabkan oleh (a) perbuatan maksiat; (b) pelanggaran terhadap hukum (aturan) Allah baik yang berkaitan langsung dengan Allah dalam ibadah mahdhoh, dengan sesama manusia dan lingkungannya (muamalah) maupun dengan dirinya sendiri (mendholimi diri); (c) kesalahan dalam persepsi dan kehendak serta mensikapi kehidupan (disorientasi).

Gejala-gejala gangguan mental yang ringan sampai berat merupakan proses berkelanjutan dari akibat dosa yang telah diperbuat. Semakin tinggi frekuensi dan kapasitas dosa dan kesalahan yang dilakukan akan mengakibatkan gangguan mental yang semakin berat dan kompleks. Fungsi taubat dalam psikoterasi Islam memegang peranan penting dalam proses penyembuhan dan mengembalikan kembali potensi fitrah yang dimiliki seseorang. Taubat yang dilakukan dengan benar (nasuha) dapat berfungsi sebagai:

Alat pembersih noda hitam dalam hati. Pembersihan noda ini akan sangat membantu pemulihan mental-psikologis seseorang yang sedang mengalami gangguan (penyakit) mental. Hal ini dapat dipahami bahwa noda hitam dalam hati (qalb) inilah yang menjadi sumber munculnya gangguan penyimpangan pikiran-perasaan-perilaku seseorang sehingga dengan dibersihkan terlebih dahulu akan mengurangi noda dan dapatmembantu proses pemulihan mental psikologis seseorang. Proses pembersihanawal ini dapat dilakukan dengan lisan (ucapan) memohon ampun kepada Allah dan dibarengi dengan aktifitas sholat taubat seperti yang dicontohkan oleh Nabi.

Penguat pikiran dan perasaan
Proses pertaubatan yang diikuti dengan kegiatan pengakuan dosa (evaluasi diri) dan penyesalan dapat menumbuhkan pikiran dan perasaan positif. Hal ini dapat terlihat dengan tumbuhnya optimisme menjalani kehidupan, tidak putus asa, mampu mengenali dan menerima diri dengan lebih baik serta mampu berpikiran positif terhadap setiap kejadian. Tumbuhnya sifat seperti ini akan sangat membantu seseorang yang sedang menghadapi masalah atau gangguan mental dan ini merupakan langkah terbaik untuk mengatasi gangguan tersebut. Munculnya sifat positif tersebut dapat dikatakan sebagai kesembuhan tingkat awal para klien yang mengalami gangguan mental.

Pendorong berkembangnya potensi manusia
Taubat dapat merangsang seseorang untuk meningkatkan amal perbuatannya melalui evaluasi diri, pemetaan dan perencanaan kegiatan baik lainnya baik yang pernah ditinggalkan maupun yang belum pernah dilakukan. Seseorang akan selalu mencari tambahan amal kebaikan untuk menutupi kesalahan (dosa) yang pernah dilakukan dan tidak ada hari tanpa menyempurnakan amal kebaikan. Kondisi ini dapat mengakibatkan terbukanya potensi diri yang selama ini tidak diketahui atau tertutup oleh perbuatan buruknya, sehingga memungkinkan akan melejitnya potensi diri yang dimiliki.

Implementasi dalam proses psikoterapi Islami
Dalam realitas proses terapi yang berbasis ajaran Islam (psikoterapi Islami), proses pertaubatan dijadikan langkah awal untuk membantu klien (pasien) mendapatkan kesembuhan atau berkembangnya potensi diri. Praktek yang dilakukan oleh terapis (studi di Balai Pengobatan Transformasi Malang) memperlihatkan bahwa sebelum klien diterapi ia dan atau keluarganya diminta sholat taubat dulu dan memperbanyak istighfar. Bagi klien yang masih dapat memandang realitas dengan baik sholat taubat, sholat hajat dan istighfar dilakukan sendiri, tetapi bagi klien yang tidak mampu lagi maka keluarga terdekat (keluarga inti) yang memintakan ampunan melalui sholat taubat dan hajat. Hal ini sesuai dengan keyakinan bahwa penyakit (gangguan) mental yang terjadi lebih banyak disebabkan kelalaian atau kedholiman diri (dosa) sehingga ia harus meminta ampun dan bertaubat dengan sungguh-sungguh untuk membuka hijab menutupi hati (qalb) sekaligus meminta pertolongan untuk disembuhkan.

Proses pertaubatan ini tidak hanya berhenti melalui permohonan ampunan saja, tetapi bagi klien (dan keluarganya) yang berpenyakit ringan dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah di rumah (sholat & puasa) untuk mendekatkan diri kepada Allah agar muncul keridhaan dalam proses penyembuhan ini. Terapi kemudian dilanjutkan dengan terapi doa oleh terapis untuk meminta dimudahkan hilangnya gangguan mental-psikologis. Dalam pengalaman selama terapi, klien akan lebih mudah sembuh manakala ada kesungguhan dalam diri (dan keluarga) untuk lebih mendekat kepada Allah baik melalui ibadah mahdhoh maupun ghoiru mahdhoh (berinfak shodakoh dan memperbanyak ibadah sunnah). Apabila dalam diri klien ditemukan kaitannya atau pengaruhnya dengan fisik maka terapis akan memberikan ramuan herbal untuk membantu pemulihan fisik. Hal ini sesuai dengan kaidah ilmu kedokteran yang mengatakan bahwa fisik dan non fisik senantiasa berhubungan sehingga gangguan salah satu aspek akan mempengaruhi aspek yang lain.

Psikoterapi Islami yang diterapkan senantiasa menyandarkan diri pada kesungguhan klien untuk memperoleh kesembuhan disamping pengharapan atas keridhoan dari Allah SWT, karena kita tidak tahu rencana yang telah disusun oleh Allah terhadap perjalanan hidup kita, namun sesungguhnya Allah tidak akan merubah kondisi manusia apabila kita tidak berusaha mengupayakannya.




Referensi:

Amir Annajar, Ilmu Jiwa Dalam Tasawuf: Studi Komparatif Dengan Ilmu Jiwa Kontemporer. Jakarta: Pustaka Azan. 2002
Fuad Nashori, Psikologi Islami: Agenda Munuju Aksi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset. 1997
Handoko, Bimbingan Konseling Di Lingkungan Masyarakat Kristiani. Makalah Regional Fakultas Dakwah IAIN Walisongo Semarang. 2003
Muh. Sulthon, Desain Ilmu Dakwah, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2003

Tuesday, 22 November 2011

Android vs BlackBerry








Push Email Pribadi (non-korporat)
Fitur yang paling dicari oleh pengguna smartphone adalah kemampuan push email. Android dan BlackBerry mempunyai kemampuan Push Email secara native. Tetapi untuk Push Email Yahoo!, android harus di-install aplikasi Yahoo! Mail yang bisa diunduh di Android Market. Sedangkan untuk BlackBerry, konfigurasi email bisa dilakukan melalui satu aplikasi yaitu “Email Settings” dan email Yahoo! pun didukung oleh BlackBerry tanpa harus install aplikasi tambahan. BlackBerry wins.
Skor : BlackBerry (1) – (0) Android 

Push Email Korporat
Saya hanya membandingkan email yang menggunakan Microsoft Exchange Server saja, karena selama ini di kantor menggunakan Microsoft Exchange Server. Android secara native sudah bisa push email Microsoft Exchange Server dan hampir realtime (push) dan BlackBerry pun sudah bisa push email korporat. Tetapi untuk BlackBerry harus ikut layanan BES (BlackBerry Enterprise Service) dan email server perusahaan harus memasang aplikasi BES di servernya sebagai “agent”. Hal ini berarti tambahan biaya untuk perusahaan dan karyawan karena biaya BES lebih mahal dari BIS. Android wins.

Skor : BlackBerry (1) – (1) Android 

Biaya Data Service
Smartphone tanpa layanan data sama saja seperti dumbphone, haha. Bagi pengguna BlackBerry diharuskan untuk langganan layanan BIS / BES. Kita tidak bahas BES karena selain mahal, BES juga membutuhkan biaya tambahan bagi perusahaan untuk memasang perangkat BES di servernya. Agar BlackBerry bisa digunakan maksimal (Wifi, Internet, Chat, dan Email), pengguna BlackBerry harus mengeluarkan biaya dari Rp 69.000 sampai Rp 100an ribu (maaf tidak update harga BIS hehe). Pengguna Android ada dua pilihan, bagi yang punya pulsa banyak dan tidak fakir pulsa bisa menggunakan layanan data biasa (per KB atau per menit) dari masing-masing operator tetapi bagi yang pulsa terbatas dan ingin menggunakan layanan data unlimited bisa menggunakan Unlimited Data Plan dari operator. Harga bervariasi tergantung operatornya. Saya menggunakan harga Rp 99.000 per bulan (unlimited). Draw.
Skor : BlackBerry (2) – (2) Android 

Sinkronisasi Kontak dan Kalender
Sudah tidak jamannya lagi kita punya banyak kontak atau kalender di banyak device. Sekarang jamannya cloud computing, jadi cukup satu kontak untuk semua device. Android menyimpan kontak yang kita tambah, ubah, dan hapus di email Gmail kita kecuali kontak korporat (tersimpan di Exchange Server sesuai akun email outlook kita). Sehingga bila kita ganti device android, kita tidak perlu backup semua kontak ke PC/Laptop. Semua kontak di device android yang baru akan otomatis ter-sinkronisasi di device baru. BlackBerry mengharuskan kita secara berkala melakukan sinkronisasi melalui BlackBerry Desktop Software (dulu BlackBerry Desktop Manager) menggunakan perantara Microsoft Outlook. Bila kita ganti handset BlackBerry, kita harus melakukan sinkronisasi manual.

Apa yang terjadi kalau kita lupa backup / sinkronisasi kontak dan tiba-tiba BlackBerry kita rusak, hilang, atau ganti ? Bye-bye teman. Android wins.

Skor : BlackBerry (2) – (3) Android 

Social Network
Hari gini gak punya twitter, facebook, dan foursquare ? gak apa apa sih haha. Android dan BlackBerry punya semua aplikasi social networking. Jadi untuk kategori ini, hasilnya seri alias Draw.
Skor : BlackBerry (3) – (4) Android
  
Text Chatting
Yahoo! Messenger, Google Talk, Nimbuzz, you name it! semua ada untuk Android dan BlackBerry. BlackBerry Messenger? BlackBerry tanpa BlackBerry Messenger rasanya seperti pesan Burger King Whooper Up-sized tapi gak pake daging. Android Messenger? never heard of. BlackBerry wins.
Skor : BlackBerry (4) – (4) Android 

Video Chatting
Beberapa device Android sudah ada kamera depan, jadi bisa melakukan Video Chatting menggunakan Yahoo! Messenger di Android atau menggunakan fitur bawaan Android. Kamera depan di BlackBerry? udah ada belum ya? setahu saya sih belum ada
Android wins .
Skor : BlackBerry (4) – (5) Android

Web Browsing
Kenyamanan berselancar web itu relatif. Tapi menurut saya, lebih nyaman menggunakan browser bawaan Android. Kalau di BlackBerry sering mengalami tampilan website tidak tampil sempurna dan JavaScript tidak jalan sebagaimana mestinya. Android wins.
Skor : BlackBerry (4) – (6) Android 

Menulis
Kali ini saya akui kalau BlackBerry masih unggul dalam hal menulis. Masih lebih nyaman dengan qwerty keypad daripada touchscreen. Cuma masalah kebiasaan saja. BlackBerry wins.
Skor : BlackBerry (5) – (6) Android 

Keamanan Data
Keluarnya data sensitif seperti data kartu kredit, kontak, alamat, email, dan sebagainya sepertinya lebih aman di BlackBerry. Karena (katanya) RIM menggunakan enkripsi MIL-SPEC alias standar militer amerika yang sudah di sertifikasi oleh Pentagon, sehingga kecil kemungkinan untuk menyadap data yang ada di BlackBerry dan karena BlackBerry menggunakan jalur sendiri maka data bisa lebih terisolasi. Sedangkan Android hanya menggunakan jalur internet biasa, walaupun beberapa aplikasi menggunakan SSL (Secure Socket Layer) tapi tidak menjamin keamanan data yang Anda kirim melalui internet. Apalagi Android menggunakan banyak background service yang mengirimkan data secara periodik. Untuk soal keamanan data, saya rasa hal ini relatif tergantung kebiasaan penggunanya. Jadi kita kasih nilai seri ya. Draw.
Skor : BlackBerry (6) – (7) Android 

Multitasking
Buka aplikasi tapi harus tutup aplikasi sebelumnya ? so last decade banget deh haha. BlackBerry dan Android support multitasking tetapi setelah saya dokumentasi teknis BlackBerry OS dan Android OS, saya menilai kalau Android lebih unggul dalam hal multitasking.

Penjelasan singkatnya begini, bila kita buka 6 aplikasi di BlackBerry. Enam aplikasi tersebut akan memakai blok memory (RAM) BlackBerry. Kemudian bila kita buka satu aplikasi satu lagi, aplikasi terakhir tersebut akan memakai blok memory (RAM) yang masih tersisa. Muat atau tidak muat itu urusan belakangan, yang penting aplikasi yang ke-7 harus masuk memory. Hasilnya adalah “jam pasir” keluar di layar. Jadi ada 2 state di dalam proses BlackBerry OS, running atau tidak-running.

Android melakukan hal yang hampir sama dengan BlackBerry (karena konsep dasar Sistem Operasi seperti itu) tetapi dengan cara yang lebih “pintar” dalam alokasi dan manajemen memori (RAM). Jika 6 aplikasi berjalan secara bersamaan, kemudian ada aplikasi ke-7 yang dijalankan sedangkan memori (RAM) sudah tidak muat, yang dilakukan Android adalah “me-mati suri-kan sementara” aplikasi yang menggunakan resource dan memori besar ke dalam “cache” sehingga aplikasi ke-7 bisa masuk ke memori. Seandainya ada aplikasi ke-8 yang dijalankan, maka Android akan melakukan hal yang sama supaya aplikasi ke-8 bisa dijalankan. Seolah-olah ada 8 aplikasi yang jalan, tetapi 2 aplikasi sedang dalam kondisi “mati suri” didalam cache. Seandainya Anda membuka aplikasi yang sedang “mati suri” tersebut, maka proses yang sama akan dijalankan dengan “me-mati suri-kan sementara” aplikasi ke dalam cache. Sehingga secara teoritis, Android tidak ada batasan multitasking. Batasannya hanya kemampuan prosesor dan ruang di memory (RAM) dan disk Anda

more info about Android Memory Management click here
Untuk hal ini, Android wins.
Skor : BlackBerry (6) – (8) Android 

Tethering
Android dan BlackBerry bisa digunakan sebagai tether device. Tether dan modem beda konsep. Kalau modem, Android atau BlackBerry dijadikan alat yang tersambung ke PC/Laptop untuk terkoneksi ke internet dengan konfigurasi dan connection point dari PC/Laptop (dial number dari PC/Laptop). Tether adalah PC/Laptop/Device tanpa konfigurasi (dial) terhubung ke internet melalui Android atau BlackBerry. Jadi Android atau BlackBerry sebagai connection point-nya (access point). Android bisa melakukan tether (USB/Wifi) secara native untuk Android Froyo. Untuk Android sebelum Froyo bisa menggunakan aplikasi tambahan yang bisa di download di Android Market. Untuk BlackBerry, saat ini yang bisa melakukan tethering adalah BlackBerry keluaran operator Smartfren saja. Untuk operator lainnya hanya bisa menggunakan BlackBerry sebagai USB/Bluetooth modem dan biaya data diluar biaya langganan BIS. Android wins.
Skor : BlackBerry (6) – (9) Android 

Media streaming (Youtube, Radio, Video, dsb)
BlackBerry bisa untuk buka youtube dan stream video yang ada di Youtube, tetapi setahu saya di Indonesia belum ada layanan BIS yang include data streaming (Youtube, Radio, dsb). Untuk streaming kita dikenakan biaya diluar BIS. Video di Youtube berjalan sempurna di Android tanpa harus kena biaya data tambahan (bila menggunakan unlimited data plan). Android wins.
Skor : BlackBerry (6) – (10) Android 

Integrated Inbox
untuk urusan ini, BlackBerry berhasil menyatukan semua informasi (Facebook, SMS, e-mail, twitter, Yahoo!Messenger, Google Talk, dsb) di dalam satu inbox. Android harus mengalah dalam hal ini (kecuali menggunakan aplikasi 3rd party). BlackBerry wins.
Skor : BlackBerry (7) – (10) Android 

Saatnya kesimpulan. Berdasarkan skor yang ada, Android mengalahkan BlackBerry dengan skor 10 - 7. Jadi, apakah Android lebih baik dari BlackBerry ? Anda yang memutuskan. Sekali lagi, saya bukan pecinta Android atau saya pembenci BlackBerry. Saya hanya menggunakan perangkat yang tepat untuk kebutuhan saya.